Thursday, March 29, 2012

Menekan Biaya Pakan Ternak Bebek dengan Pakan Alternatif

Untuk menekan biaya pakan ternak bebek bisa digunakan dengan pakan alternatif dari limbah misalnya limbah pembuatan pati atau pembuatan tempe, yaitu onggok  dan kulit ari kedelai. Onggok adalah sisa perasan ketela pohon. Ketela pohon diperas untuk mendapatkan pati. 1 ton ketela pohon dapat menghasilkan 114 kg onggok. Pada industri pembuatan tempe selalu dihasilkan kulit ari kedelai yang cukup besar jumlahnya.
Pakan Ternak
Masalah utama dari pemanfaatan limbah industri tersebut sebagai pakan ternak adalah tingginya serat kasar dan adanya protein yang sulit dicerna. Salah satu cara untuk mengatasi hal itu adalah dengan menggunakan tehnik fermentasi. Fermentasi bisa dilakukan secara sederhana dan mudah dilakukan oleh peternak. Proses fermentasi membutuhkan starter yang ada banyak macamnya dipasaran. Salah satu starter fermentasi pakan ternak yang sering dipakai adalah ragi tape jerami.


Fungsi dari fermentasi pakan ternak ini adalah memudahkan ternak untuk menyerap protein yang ada dalam onggok dan kulit ari kedelai. Proses fermentasi adalah proses pemecahan protein menjadi protein yang lebih sederhana lagi sehingga mudah dicerna oleh sistem pencernaan ternak.

Ada dua cara fermentasi yaitu dengan Aspergillus niger atau dengan multi mikroba Untuk fermentasi dengan Aspergillus niger tempatkan 10 kg bahan ransum dalam ember besar dan tambahkan 8 liter air hangat. Aduk sampai rata dan biarkan beberapa menit. Setelah agak dingin tambahkan 100 gram ragi tempe (Aspergillus niger) dan 100 gram urea, aduk kembali hingga merata. Kemudian tutup ember dan biarkan selama 3 hari. Selanjutnya ransum sudah siap untuk diberikan pada itik.

Untuk fermentasi dengan Multi mikroba siapkan 8 liter air dalam ember, tambahkan 10 ml multi mikroba  dan aduk merata. Tambahkan 10 kg bahan ransum sambil diaduk. Kemudian masukkan dalam karung dan tutup rapat lalu dibiarkan selama 3 hari. Bahan yang telah difermentasi dalam jumlah banyak dapat disimpan sebagai pakan. Sebelum disimpan agar dijemur terlebih dahulu sampai kering supaya tidak  bau ataupun  ditumbuhi jamur.
Penggunaan pakan dari bahan limbah ini menunjukkan adanya kenaikan bobot yang lebih tinggi pada itik yang dipelihara. Sedangkan banyaknya pakan yang diperlukan menjadi berkurang. Berarti biaya pakan juga menjadi lebih murah. Kalau mau lebih murah, disarankan pembuatan pakannya dengan cara fermentasi multi mikroba.

Demikianlah salah satu cara menekan biaya pakan ternak dengan cara fermentasi bahan-bahan limbah agro industri yang bisa dilakukan. Selamat mencoba usaha peternakan guna meningkatkan ketahanan pangan kita dan salam sukses.

6 comments:

  1. bagus sekali kak blognya..informasinya bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Klo seumpama kita mau fermentasi ketela ( Bukan ampas )... bisa gak...caranya gimana... kira2 lbh murah gak hasilnya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya malah lebih mahal kalo ketelanya, mending ampasnya saja. Fermentasi itu fungsinya memecah protein pada bahan makanan sisa. Jadi makanan sisa yang sudah sulit dicerna secara biasa, dengan adanya fermentasi lebih mudah diserap oleh pencernaan ternak. Begitu kira-kira, terima kasih...

      Delete
  3. apakah residu ayam / isi ampela bagus buat pakan ternak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. asalkan sudah diolah sehingga mudah dicerna oleh ternak, akan bagus juga...

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ingin dikirim langsung ke email anda aneka peluang usaha terbaru yang lain? Isikan email anda disini!:

by FeedBurner