Jumat, 01 Juni 2012

4 Tujuan Investasi yang harus anda ketahui

Untuk berinvestasi, anda harus mempunyai tujuan yang jelas. Jangan sampai menaruh investasi anda hanya untuk ikut-ikutan mengikuti trend saja. Akibatnya, banyak kita dengar penipuan berkedok investasi atau lebih dikenal dengan investasi bodong. Berikut ini adalah 4 alasan atau tujuan investasi yang harus diketahui sebelum memulai investasi:
tujuan investasi
Pertama, Investasi sebagai pelindung nilai
Investasi bertujuan melindungi nilai asset agar tidak tergerus inflasi. Investasi lebih baik daripada membiarkan uang anda tetap dalam bentuk uang fisik atau rekening. Investasi malah membuat nilai uang menurun untuk tahun depan. Investasi bertujuan untuk mempertahankan nilai kekayaan anda.

Kedua, Investasi untuk simpanan hari tua
Tentukan dulu kapan anda akan menikmati hasil investasi anda. Investasi jenis ini adalah untuk kepentingan jangka panjang. Anda harus menghitung berapa yang harus anda tanamkan agar nilainya tepat saat anda akan menikmati hasil investasi anda. Idealnya investasi jangka panjang jangan sampai malam memberatkan kondisi finansial anda sekarang. Misalnya penyimpanan untuk investasi yang berlebihan dan tidak sebanding dengan pemasukan bisa memberatkan kehidupan finansial anda sekarang.

Ketiga, dalam rangka mengantisipasi keperluan tidak pasti di masa yang akan datang
Misalnya penurunan pendapatan, atau pembayaran-pembayaran yang masih berlangsung. Ketidak pastian bisa saja terjadi, dan inilah tujuan melakukan investasi pada jangka menengah ini.

Keempat, Investasi untuk menjaga kelangsungan pendapatan
Investasi dalam asset yang terus mengelirkan cashflow pemasukan. Sehingga saat pemasukan anda terganggu, anda masih mempunyai sumber pemasukan yang menggantikan. Inilah sistem pendapatan pasif.

Nah, itulah 4 tujuan investasi yang harus diketahui. Sebenarnya mungkin tujuan investasi bisa meluas lagi. Tergantung planing dan kondisi masing-masing orang. Kita bisa menyesuaikan strategi investasi yang cocok dan sesuai dengan keadaan kita masing-masing.
Read More >>

Minggu, 27 Mei 2012

Cara trading dan investasi saham online

trading emas/gold atau saham
Cara trading dan investasi saham online yang saya tuliskan ini adalah saran dari seorang trader yang sudah tidak asing lagi. Ia adalah seorang wanita yang sukses di dunia trading saham. Ia adalah Ellen May, seorang trading yang sukses dan telah membuat karya dalam hal trading dalam sebuah buku yang berjudul, "Smart Traders Not Gamblers". Berikut ini secara ringkas trik trading dan saran yang disarankannya:

Pertama kenali lah karakter anda. Jika anda tipikal emosional dan tidak stabil, hindari trading jangka pendek. Mungkin anda harus mempertimbangkan trading untuk tujuan jangka panjang, tahunan.

Setiap orang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Tidak semua orang bisa melakukan trading atau jual beli saham dalam jangka pendek. Trading jangka pendek memerlukan pengendalian emosi yang baik, komitmen, juga termasuk disiplin.

Berikutnya, kenali tujuan investasi anda. Apakah tujuannya untuk melipatgandakan asset, dana pensiun, atau lainnya. Jika iya, maka anda cocok dengan beli dan simpan saham reksadana untuk timeframe tahunan. Kenali profil resiko anda sebelum memulai investasi.

Seseorang yang cenderung takut akan mudah panik dalam trading. Dan itu tidak baik. Orang yang menghindari resiko biasanya menginginkan investasi yang bertumbuh lebih cepat.

Yang ketiga, Kenali modal anda sebelum memulai berinvestasi dalam trading. Investasi jangka panjang bisa dimulai dengan modal minim. Untuk reksadana banyak yang memulai dengan hanya modal ratusan ribu rupiah, ada juga yang minimal 10 juta rupiah tergantung produk reksadananya. Untuk investasi jangka panjang, juga bisa menggunakan dana yang minim. Investasi saham rata-rata membutuhkan dana minimal 5 juta.

Untuk trading aktif jangka pendek, memang membutuhkan dana yang lebih besar daripada untuk trading jangka panjang. Sebab dalam trading diperlukan likuiditas dan money manajemen yang lebih kompleks.

Dan yang terpenting jangan sampai anda menggunakan uang penting untuk investasi saham, atau bahkan utang. Trading atau investasi saham harus menggunakan uang nganggur. Bagaimana cara menilai dana nganggur? mau tak mau anda harus mempunyai sisa dari uang simpanan. Jadi, sebelum anda berinvestasi, anda harus menyiapkan dana simpanan atau savings untuk cadangan. Baru kemudian, sisa dari dana cadangan tersebut yang boleh anda investasikan dalam trading.

Demikian lah artikel mengenai cara trading dan investasi online atau saham ini. Dengan money manajemen ada aset alokasi yang baik, akan menghindarkan trader dari bertransaksi dengan emosi, berjudi/gambling, sehingga trading akan lebih objektif dan bijaksana. Terima kasih telah membaca. Sukses untuk anda semua.
Read More >>

Jumat, 25 Mei 2012

4 Hal Paten menjadi Broker dan Bisnis Trade

Broker dan TradeSudah tidak bisa dibantah lagi bahwa bisnis adalah sebuah permainan yang penuh dengan resiko. Resiko dalam bisnis tidak bisa dihilangkan. Tetapi yang perlu kita ingat adalah bahwa, resiko bisa dimanajemen. Inilah salah satu hal yang menjadi bagian dalam kegiatan bisnis, "manajemen resiko". Sudah sering kita dengar, banyak pebisnis yang akhirnya jatuh dan bangkrut karena kesalahan manajemen. Bisnis yang berjalan dengan baik, dengan penjualan yang bagus, tetapi tidak mengalami perkembangan dan pertumbuhan secara siknifikan. 

Namun, secara umum dan hampir sebagian kejatuhan dalam sebuah bisnis adalah disebabkan karena kesalahan manajemen emosi pelaku bisnisnya. Emosi yang tidak terkendali, sehingga membuat lawan bisnis dengan mudah mengambil alih kendali. Real konkritnya, penyebab paling besar jatuhnya sebuah bisnis seseorang adalah, 1. salah manajemen, dan 2. ditipu. Keduanya adalah kesalahan manajemen, manajemen keuangan, sistem kontrol, keuangan, dan manajemen diri pelaku usaha.

Beberapa saat yang lalu, saya menemukan sebuah kejadian dari salah seorang teman, yang baru saja kehilangan uangnya sebesar 27 juta dalam bisnis broker properti yang dijalaninya. Kebetulan beberapa saat sebelumnya teman saya juga mengajak saya dalam bisnis itu. Tetapi saya menolaknya, karena dalam aturan main saya, ada yang cacat dan janggal dalam beberapa hal. Kejadian itu menggelitik saya untuk mengingat kembali aturan dasar yang harus dipegang dalam bisnis broker. Ini berdasarkan pengalaman yang saya alami selama menjalani bisnis ini. Dan kebetulan, teman saya bercerita kepada saya dan menanyakan beberapa hal kepada saya. Jadi akhirnya saya harus mengingat kembali, aturan main yang saya pegang dalam menjalani bisnis broker atau trade ini agar tidak masuk dalam kesia-siaan dan apalagi sampai masuk dalam wilayah penipuan.

Inilah 4 aturan main dan paten yang harus kita pegang dalam menjalani bisnis broker. So, arahkan semua kegiatan bisnis trade atau broker dalam menemukan 4 hal ini:
1. Pembelinya jelas
2. Penjualnya jelas
3. Barangnya jelas
4. Akadnya jelas

Grubak, pasti anda pikir semuanya  juga sudah tahu. Yap, memang semua orang sudah tahu. Tetapi di lapangan dan prakteknya, banyak hal yang membuat kita melupakan aturan main itu. Inilah yang membuat teman saya kehilangan uang 27 juta itu, lupa aturan main itu. 

Pembelinya jelas, ini adalah kartu as anda. Jika anda sudah menemukan pembeli, kita sudah menemukan point yang paling penting. Pastikan bahwa pembeli memang benar-benar akan membeli atau memang benar-benar mencari barang/properti atau barang apa saja. Apakah pembeli tersebut bersedia mengeluarkan uang sebagai komitmennya atau tidak. Pastikan juga bahwa, pembeli anda adalah pembeli yang sebenarnya, bukan makelar atau broker juga. Negosiasi, bisnis adalah tentang komunikasi dan negosiasi.

Penjualnya jelas, maksudnya adalah apakah dia penjual yang sebenarnya atau seseorang dengan kuasa menjual, atau makelar/broker juga. Seringkali yang terjadi, penjual ternyata bukan pihak penjual yang sebenarnya. Yah, inilah dunia bisnis yang sesungguhnya.

Barangnya jelas, pastikan siapakah pemilik barangnya, status barangnya, kondisi barangnya, status kepemilikannya dan lain-lain. Sering terjadi juga, barang dijual oleh bukan pemiliknya, atau barangnya tidak memiliki status kepemilikan yang sah, status dalam sengketa, misalnya.

Akadnya jelas, jangan sampai begitu terjadi transaksi dan anda sudah berusaha keras membuat transaksi terjadi tetapi anda tidak mendapatkan apa-apa. Berapa komisi yang akan anda dapatkan? sepakati di awal.

Nah, saya pikir 4 hal paten dalam menjadi broker yang saya tuliskan di atas, sudah cukup memberikan gambaran, tentang apa yang harus dilakukan dalam bisnis broker ini. Broker adalah bisnis, jadi anda harus membuat sistemnya, termasuk sistem kerja dan lain sebagainya. Bagaimana, anda sedang menekuni bisnis broker? saran saya perhatikan 4 hal tersebut. Jangan sampai terjadi seperti teman sasa. Salam sukses untuk anda.


Read More >>

Ingin dikirim langsung ke email anda aneka peluang usaha terbaru yang lain? Isikan email anda disini!:

by FeedBurner